Nullam dignissim, ante scelerisque the is euismod fermentum odio sem semper the is erat, a feugiat leo urna eget eros. Duis Aenean a imperdiet risus.

Memuat Data Peraturan...

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 1953

Abstrak Peraturan

Data tidak tersedia

Tentang
:Penambahan Dalam Ketentuan Tentang Tugas Dan Urusan Daerah-Daerah Otonom Kabupaten, Daerah Istimewa Tingkat Kabupaten Dan Kota Besar Dalam Lingkungan Daerah Propinsi Kalimantan Di Lapangan Pendidikan, Pengajaran Dan Kebudayaan
Bentuk Peraturan
:Peraturan Perundang-undangan
Instansi / Pemrakarsa
:Indonesia, Pemerintah Pusat
Otoritas
:Data tidak tersedia
Bentuk
:Peraturan Pemerintah
Bentuk Singkat
:PP
Nomor
:34
Tahun
:1953
Tempat Penetapan
:Jakarta
Tanggal Penetapan
:07 September 1953
Tanggal Pengundangan
:02 Oktober 1953
Tanggal Berlaku
:07 Januari 1953
Status
:Berlaku
Bahasa
:Bahasa Indonesia
Lokasi
:Pemerintah Pusat
Sumber
:LN. 1953/No. 63, TLN. No. 454, LLBPHN : 3 HLM
Status Verifikasi
:
Belum diverifikasi
Sektor Utama
:
Pendidikan Administrasi Pemerintahan & Pembangunan
Subsektor
:
Sistem Pendidikan Nasional Pemerintahan Daerah & Otonomi
Sub Subsektor
:
Kebijakan & Standar Pendidikan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah & Desa
Dokumen (Lampiran)

Peraturan Terkait

Belum ada peraturan terkait untuk data ini.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 1953
TENTANG
PENAMBAHAN DALAM KETENTUAN TENTANG TUGAS DAN URUSAN DAERAH-DAERAH OTONOM KABUPATEN, DAERAH ISTIMEWA TINGKAT KABUPATEN DAN KOTA BESAR DALAM LINGKUNGAN DAERAH PROPINSI KALIMANTAN DI LAPANGAN PENDIDIKAN, PENGAJARAN DAN KEBUDAYAAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Menimbang
:
a.
bahwa perlu menambah tugas dalam lapangan Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan kepada derah otonoom tingkat Kabupaten dalam Propinsi Kalimantan;
Mengingat
:
1.
Pasal 39 dan 45 Undang-undang Darurat Nomor 3 tahun 1953 (Lembaran Negara Nomor 9 tahun 1953);
2.
Undang-undang Nomor 22 tahun 1948 Republik Indonesia (Yogyakarta); Mengingat pula: Keputusan Dewan Menteri dalam rapatnya yang ke-26 pada tanggal 1O Agustus 1951;

MEMUTUSKAN:

menetapkan
:
PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENAMBAHAN, DALAM KETENTUAN TENTANG TUGAS DAN URUSAN DAERAH-DAERAH OTONOOM KABUPATEN, DAERAH ISTIMEWA TINGKAT KABUPATEN DAN KOTA BESAR DALAM LINGKUNGAN DAERAH PROPINSI KALIMANTAN DI LAPANGAN PENDIDIKAN, PENGAJARAN DAN KEBUDAYAAN
BAB I
TENTANG JENIS TUGAS DAN URUSAN
Pasal 1
Kepada Daerah Otonoom Kabupaten, Daerah Istimewa tingkat Kabupaten dan Kota Besar dalam lingkungan Daerah Otonoom Propinsi Kalimantan diserahkan pula tugas dan urusan Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan seperti berikut.
a.
Tugas untuk:
1.
Mendirikan dan menyelenggarakan kursus-kursus pemberantasan buta huruf (PBH) dan memberi subsidi kepada kursus-kursus semacam itu yang diselenggarakan oleh usaha partikelir;
2.
Mendirikan dan menyelenggarakan kursus-kursus pengetahuan umum (KPU) tingkat A dan memberi subsidi kepada kursus-kursus semacam itu yang diselenggarakan oleh usaha partikelir;
3.
Mendirikan dan menyelenggarakan perpustakaan rakyat tingkat A dan memberi subsidi kepada perpustakaan-perpustakaan semacam itu yang diselenggarakan oleh usaha partikelir;
4.
Memimpin dan memajukan kesenian daerah,
5.
Mendirikan, menyelenggarakan dan menganjurkan didirikannya kursus-kursus vak yang sesuai dengan keperluan daerah.
b.
Urusan-urusan seperti kursus-kursus, perpustakaan-perpustakaan dan lain sebagainya yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan sebagai akibat daripada penunaian tugasnya yang tersebut pada A di atas.
Penjelasan Pasal:
Yang dimaksud dengan kursus-kursus vak yang sesuai dengan keperluan daerah ialah misalnya kursus tik, kursus jahit, kursus tukang. dan lain sebagainya, bukannya sekolah-sekolah vak yang diselenggarakan oleh Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan.
Pasal 2
(1)
Dalam tugas-tugas dan urusan-urusan yang tersebut dalam Pasal 1 di atas ini tidak termasuk:
1.
pengawasan dan pimpinan teknis mengenai isi urusan yang dimaksud;
2.
penetapan dan perubahan rencana mengenai isi urusan-urusan yang dimaksud di atas;
3.
penetapan kitab-kitab yang dipakai;
4.
penetapan liburan.
(2)
Tugas dan urusan yang dimaksud dalam ayat (1 ) pasal ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan.
Penjelasan Pasal:
Bahwa urusan yang mengenai isi kursus-kursus vak tersebut, seperti pengawasan dan pimpinan tehnis.serta penetapan rencana pelajaran ada pada Kementerian Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan adalah Mengingat: a. penetapanpenghargaan ijazah-ijazahnya. b. agar ada pemusatan daiam cara mengatur dan mengawasi isi urusan itu. Berhubung dengan yang tersebut di atas maka seyogyanya ada kerja sama yang erat antara Kabupaten dan sebagainya dengan instansi Kementerian-kementerian di daerah yang ada sangkut pautnya dengan maksud kursus-kursus vakyangdimaksud, misalnya Inspeksi-inspeksi Daerah Pengajaran Tehnik, Pengajaran Ekonomi, Pendidikan Wanita, Pendidikan Masyarakat. Selanjutnya pasal ini cukup jelas.
Pasal 3
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada hari diundangkan dan berlaku surut sampai tanggal 7 Januari 1953.
Penjelasan Pasal:
Tanggal 7 Januari 1953 yang dimaksud dalam pasal ini, ialah tanggal mulai berlakunya Undang-undang Darurat No. 3 tahun 1953(Lembaran Negara No.9 tahun 1953).
Agar supaya setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan
pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatan dalam
Lembaran Negara Republik Indonesia.
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 7 September 1953
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
ttd
SUKARNO
MENTERI DALAM NEGERI
ttd
HAZAIRIN
MENTERI PENDIDIKAN, PENGAJARAN
DAN KEBUDAYAAN
ttd
MUHAMMAD YAMIN
Diundangkan
pada tanggal 2 OKtober 1953
MENTERI KEHAKIMAN
ttd
DJODY GONDOKUSUMO
Penjelasan Umum
Seperti tersebut dalam Undang-undang Republik Indonesia Yogyakarta dahulu tentang pembentukan daerah-daerah otonoom di Jawa, ialah No. 2 jo. 18, 3 jo. 19, 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 16 tugas-tugas dalam lapangan Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang dijadikan tugas-daerah otonoom setingkat Kabupaten berlainan dengan yang diperuntukkan bagi daerah otonoom setingkat Propinsi. Karenanya maka dengan ketentuan seperti tersebut dalam pasal 39 Undang-undang Darurat No. 3 tahun 1953 (Lembaran Negara No. 9 tahun 1953), daerah-daerah otonoom setingkat Kabupaten dalam Propinsi Kalimantan tidak akan dapat mempunyai tugas-tugas dan urusan-urusan yang selayaknya menjadi tugasnya sesuai dengan ketentuan tentang hal itu mengenai Kabupaten/Kota-kota Besar di Jawa.
Dalam pada itu sudahlah selayaknya apabila diadakan kesamaan dalam pengisian otonomi daerah-daerah untuk seluruh Indonesia. Atas dasar alasan-alasan tersebut di atas, maka dengan menggunakan Pasal 45 Undang-undang Darurat No. 3 tahun 1953 (Lembaran Negara No. 9 tahun 1953), Pemerintah menambahkan kepada tugas daerah-daerah otonoom Kabupaten dan yang setingkat dengan itu dalam lapangan Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan tugas-tugas dan urusan-urusan yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah ini. PENJELASAN

Paper Terkait

Belum ada paper terkait untuk peraturan ini.

Berita Terkait

Kepala Madrasah di Lamongan Diduga Dianiaya Anggota TNI, Kasus Ditangani Polisi Militer
29 Okt 2026

Kepala Madrasah di Lamongan Diduga Dianiaya Anggota TNI, Kasus Ditangani Polisi Militer

Kepala Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Glagah, Lamongan, Munir Thowil, diduga dianiaya seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang juga wali murid, Jumat (16/10/2026). Kasus ini ditangani polisi militer dan terjadi sehari setelah Mahkamah Konstitusi menyatakan prajurit pelaku pidana umum seharusnya diadili di peradilan umum.

Baca selengkapnya
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Perpres 39/2019 Disebut Bertransformasi
21 Okt 2026

UU Satu Data Indonesia Disahkan, Perpres 39/2019 Disebut Bertransformasi

DPR mengesahkan UU Satu Data Indonesia (20 bab, 141 pasal) pada 6 Oktober 2026, dan Menteri PPN/Kepala Bappenas menyebutnya transformasi dari Perpres 39/2019 menjadi undang-undang. Bunyi pasal yang mencabut atau mempertahankan Perpres itu belum dapat diverifikasi dari sumber terbuka, dan Perpres 39/2019 masih tercatat berlaku per 21 Oktober 2026.

Baca selengkapnya
Aksi Pencambukan di KPPG Bogor, Korwil SPPG Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik
19 Okt 2026

Aksi Pencambukan di KPPG Bogor, Korwil SPPG Purwakarta Dicopot dan Disidang Etik

Koordinator Wilayah SPPG Purwakarta diduga mencambuk Kepala SPPG Purwakarta di area Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor pada 14 Oktober 2026, dan rekamannya viral di media sosial. Terduga pelaku sudah dicopot dari jabatannya, sedangkan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadwalkan sidang etik di kantor pusat pada 19 Oktober 2026.

Baca selengkapnya
Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Terbanyak dalam Sejarah
19 Okt 2026

Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Terbanyak dalam Sejarah

Presiden Prabowo Subianto melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2 Oktober 2026, jumlah terbanyak sepanjang sejarah lembaga itu. Jumlah tersebut dimungkinkan oleh UU Nomor 64 Tahun 2024, yang menghapus batas sembilan anggota dalam aturan sebelumnya.

Baca selengkapnya
Telkom University Keluarkan Mahasiswa Pelaku Perundungan di Asrama
16 Okt 2026

Telkom University Keluarkan Mahasiswa Pelaku Perundungan di Asrama

Telkom University mengeluarkan seorang mahasiswa yang merundung mahasiswa baru di asrama putra dengan mendekatkan api ke wajah korban. Tiga mahasiswa lain juga dijatuhi sanksi, yakni skorsing bagi perekam dan pengunggah video serta sanksi etik bagi dua mahasiswa yang dinilai melanggar norma di ruang digital.

Baca selengkapnya
Memuat konsolidasi…