CILEGON – Kepolisian Daerah (Polda) Banten menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10/2026). Kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) itu terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Merak. Seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Menurut Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, ada 460 orang di atas kapal, yaitu 420 penumpang dan 40 awak. Sebanyak 11 orang di antaranya harus dirawat di Rumah Sakit Krakatau Medika, Cilegon. Kapal itu juga mengangkut 89 kendaraan. Evakuasi melibatkan belasan kapal dan unit pendukung, salah satunya KMP Royce 1, yang menampung para penumpang.
Sumber api belum dipastikan. PT ASDP menduga api berasal dari percikan di bagian belakang kapal, tepatnya di dek atas yang dipakai untuk kendaraan kecil. Namun, laporan awal dari pusat pemantauan lalu lintas kapal atau Vessel Traffic Service (VTS) Merak menyebut api muncul dari kamar mesin. PT ASDP telah meminta maaf atas kejadian ini dan menyerahkan pengusutan penyebabnya kepada pihak berwenang.
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) akan ikut membantu penyelidikan. Polisi akan memeriksa apakah kebakaran dipicu faktor teknis atau nonteknis, termasuk kemungkinan adanya unsur kesengajaan. Polda Banten sejauh ini telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk penumpang dan sopir kendaraan yang berada di kapal.
Pemeriksaan di lokasi kejadian belum bisa dilakukan karena suhu kapal masih tinggi dan berbahaya bagi petugas. Kapal itu kemudian terbalik dan tenggelam di perairan Merak pada Rabu malam (21/10/2026). Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Eko Hartanto menyebut kapal akan diapungkan, lalu ditarik ke Dermaga VII Pelabuhan Merak untuk diperiksa. Menurut dia, kondisi kapal yang terbalik diharapkan tidak menghambat penyelidikan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Polri menyelidiki penyebab kebakaran, baik dari sisi teknis maupun nonteknis. Ia meminta PT ASDP dan PT Jasa Raharja mendata seluruh penumpang secara teliti. Hingga kini, penanganan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi belum mengumumkan penyebab kebakaran maupun pihak yang harus bertanggung jawab.
Peraturan Terkait
3Mengutip berita ini
Ambil rujukan siap pakai dalam gaya APA, MLA, atau Chicago.
Sitasi Berita
Pratinjau sitasi